Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Tubuh – Kelor atau merunggai (Moringa oleifera) adalah sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Tumbuhan ini memiliki ketinggian batang 7—11 meter. Daun kelor berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai, dapat dibuat sayur atau obat. Bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau; bunga ini keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak. Buah kelor berbentuk segitiga memanjang yang disebut kelentang, juga dapat disayur.

Nama umum Indonesia: Kelor, limaran (Jawa) Inggris : Moringa, ben-oil tree, clarifier tree, drumstick tree Melayu : kalor, merunggai, sajina Vietnam : Chùm ngây Thailand : ma-rum Pilipina : Malunggay.

Pada kesempatan kali ini, admin akan memberikan informasi dan artikel yang berkaitan dengan Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Tubuh. Untuk lebih detailnya dan jelasnya, silahkan anda menyimak penjelasan artikel berikut di bawah ini :

Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Tubuh

1. Mencegah anemia

Anemia atau yang dikenal dengan penyakit kurang darah adalah suatu kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah akibat terhambatnya produksi hemoglobin.

Penyakit anemia biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi yang merupakan mineral penting dalam pembentukan hemoglobin dan sel darah merah.

Daun kelor mengandung kadar zat besi yang lebih tinggi dari daun bayam dan dapat digunakan untuk mengatasi penyakit anemia pada seseorang.

2. Meringankan gejala penyakit autoimun

Penyakit autoimun atau autoimunitas adalah kegagalan sistem tubuh untuk mengenali bagian dari dirinya sendiri dan menyerang sel atau organ normal tersebut.

Penyakit autoimun meliputi penyakit Coeliac, arthritis, diabetes melitus tipe 1, dan penyakit lupus. Daun kelor mengandung senyawa Cystein yang dapat membantu proses detoksifikasi racun dalam tubuh. Racun inilah yang menyebabkan peradangan dalam tubuh dan merangsang respon sistem imun yang berlebihan.

Proses detoksifikasi tersebut mampu menenangkan sistem imun atau kekebalan tubuh agar tidak terlalu kuat dalam merespon racun sehingga berakibat pada sel atau jaringan normal yang lainnya.

3. Mencegah penyakit jantung

Penyakit jantung adalah salah satu musuh terbesar kita karena penyakit ini dapat membunuh seseorang secara tiba-tiba, baik pada usia muda maupun tua.

Banyak faktor yang meningkatkan resiko penyakit jantung, diantaranya adalah kurangnya konsumsi asam lemak yang baik bagi jantung dan tingginya asupan kolesterol dalam tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega 3 memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan sel dalam jantung dan pembuluh darah sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Tidak seperti sayuran lainnya, daun kelor mengandung kadar asam lemak omega 3 yang cukup tinggi bahkan 10 kali lebih banyak dibandingkan kadar asam lemak omega 3 yang terkandung dalam ikan salmon.

4. Merangsang produksi ASI

Banyak ibu menyusui yang rutin mengkonsumsi daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI namun hanya sedikit yang mengetahui bahwa daun kelor juga memiliki fungsi yang sama dengan daun tanaman katuk.

Studi membuktikan bahwa daun kelor mengandung senyawa Galactagogues yang mampu merangsang produksi hormon prolaktin pada ibu yang baru melahirkan. Hormon prolaktin adalah hormon yang berperan dalam produksi ASI dalam tubuh seorang wanita.

Daun kelor dapat diberikan pada ibu yang baru melahirkan setelah 3 hari untuk merangsang produksi ASI. Daun kelor juga direkomendasikan untuk dikonsumsi bagi ibu menyusui yang sulit mengeluarkan ASI dan ingin memberikan ASI ekslusif kepada bayinya tanpa tambahan susu formula.

5. Mencegah dan mengobati kanker

Julukan the tree of life memang pantas disandang oleh tanaman kelor karena ternyata daun tanaman kelor tidak hanya mencegah dan mengatasi penyakit ringan, akan tetapi membantu mencegah dan mengobati penyakit ganas seperti kanker.

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan kelainan yang terjadi pada sel dan menyebabkan sel tumbuh tidak terkendali dan menyerang sel pada organ tubuh lainnya. Daun kelor mengandung senyawa isothiocyanate benzil yang mampu mencegah pembentukan sel tumor dan kanker. Banyak penelitian ilmiah yang telah membuktikan efek daun kelor terhadap pertumbuhan sel tumor dan kanker.

Mengkonsumsi daun kelor secara rutin dapat mencegah timbulnya penyakit kanker dan meningkatkan kualitas hidup pasien kanker. Selain itu, daun kelor mengandung lebih dari 40 jenis antioksidan yang dapat melawan efek radikal bebas yang dapat menyebabkan mutasi dan kelainan pada sel.

6. Menyembuhkan batu ginjal

Batu ginjal atau gallstone adalah salah satu kelainan yang terjadi pada organ ginjal akibat akumulasi zat-zat sisa yang tidak dapat disaring oleh organ ginjal.

Jika dibiarkan batu ginjal dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal atau yang dikenal dengan sebutan gagal ginjal. Daun kelor mengandung beberapa senyawa kimia seperti seperti alkalid moringin, moringinan dan pterigospermin.

Banyak penelitian telah dilakukan untuk mempelajari efek zat-zat tersebut dan penelitian tersebut melaporkan bahwa daun kelor memiliki kemampuan untuk menghancurkan batu yang mengendap dalam ginjal.

Daun kelor juga mampu merangsang urinasi atau produksi urin serta menghancurkan batu yang terbentuk dalam kandung kemih.

7. Mengobati penyakit liver

Secara historis, daun kelor telah banyak digunakan di Eropa sebagai salah satu bahan alami pembersih liver atau organ hati.

Daun kelor disebut-sebut memiliki kemampuan Phytotherapy atau kemampuan melindungi organ hati dari kerusakan, seperti penyakit hepatitis dan sirosis. Sebuah penelitian yang dilakukan beberapa ilmuwan di negara Jerman melaporkan bahwa daun kelor mengandung senyawa silymarin yang merupakan agen hepatotoksik atau senyawa yang dapat menetralkan racun penyebab kerusakan hati dan melindunginya dari infeksi penyakit.

Tidak hanya itu, senyawa aktif yang terkandung dalam daun kelor mampu merangsang pembentukan sel hati yang baru untuk menggantikan sel hati yang telah rusak. Jadi jika anda ingin menjaga hati anda dari kerusakan, jangan ragu untuk mengkonsumsi daun kelor setiap hari.

8. Mencegah diabetes

Penyakit diabetes adalah ancaman bagi masyarakat modern saat ini, dikarenakan pola hidup yang tidak sehat dan konsumsi makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi.

Penyakit diabetes adalah akibat melemahnya atau menurunnya fungsi insulin, hormon pengatur kadar gula darah dalam tubuh. Penelitian menyebutkan bahwa seseorang yang kekurangan Vitamin D memiliki resiko yang tinggi menderita penyakit diabetes karena vitamin ini diperlukan oleh sel islet dalam pankreas untuk memproduksi insulin.

Daun kelor mengandung kadar vitamin D yang tinggi dan asam askorbat yang juga berperan dalam proses sekresi insulin. Mengkonsumsi daun kelor setiap hari dapat membantu anda dan keluarga anda terhindar dari penyakit diabetes terutama jika anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.

9. Menghilangkan nyeri pada rematik

Penyakit rematik atau nyeri sendi dapat menyerang siapa saja dan rasa sakit yang ditimbulkannya dapat mengganggu aktifitas sehari-hari.

Daun tanaman kelor mengandung senyawa kolkisin yang merupakan kelompok alkaloid. Senyawa ini mampu menurunkan rasa nyeri akibat penyakit rematik dikarenakan memiliki khasiat anti peradangan atau anti inflamasi. Efek yang ditimbulkan kolkisin cukup cepat yakni antara 0,5 – 2 jam setelah rasa sakit datang.

Saat terjadi peradangan dan timbul rasa sakit, anda bisa mengkonsumsi daun kelor untuk mengurangi rasa sakitnya. Dibanding dengan obat-obatan kimia, daun kelor tidak memiliki efek samping yang berbahaya.

10. Memperkuat kekebalan tubuh

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh adalah salah satu sistem organ penting dalam tubuh yang berfungsi mempertahankan tubuh dari serangan penyakit, termasuk kuman dan paparan zat berbahaya seperti racun, radikal bebas maupun zat kimia.

Daun kelor mengandung senyawa klorofil atau zat hijau daun yang telah terbukti berperan dalam proses detoksifikasi racun dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Daun kelor mengandung klorofil dengan konsentrasi yang lebih tinggi dibanding sayuran lainnya, dimana kadar klorofil yang tinggi tersebut bermanfaat sekali bagi kesehatan.

Penelitian menyebutkan bahwa daun kelor mengandung 162 mg klorofi; per 8 gram serbuk kering. Selain itu, daun kelor juga mengandung kadar polyfenol dalam konsentrasi yang cukup tinggi.

Senyawa polyfenol dikenal mampu meningkatkan respon imun atau reaksi sel kekebalan tubuh untuk menangkal radikal bebas dan kuman penyebab penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

11. Menurunkan tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu faktor risiko utama penyebab serangan jantung dan stroke.

Tekanan darah tinggi terjadi akibat menyempitnya pembuluh arteri yang disebabkan oleh plak atau akumulasi kolesterol. Daun kelor dapat membantu menurunkan tekanan darah karena mengandung senyawa kalium yang mampu melebarkan pembuluh darah dan mempengaruhi hormon vasopressin atau hormon pengontrol tekanan darah.

Dalam penelitian juga disebutkan bahwa kadar kalium dalam daun kelor lima belas kali lipat lebih tinggi dibanding kalium pada pisang. Selain itu daun kelor juga kaya akan magnesium yang dapat merangsang relaksasi otot polos pada pembuluh darah.

12. Mencegah penuaan kulit

Salah satu manfaat daun kelor lainnya adalah mencegah penuaan pada kulit. Daun kelor mengandung sitokinin, suatu hormon alami dalam tubuh yang merangsang pembelahan, pertumbuhan sel, dan proses penuaan.

Beberapa studi klinis menunjukkan bahwa hormon sitokinin mampu mencegah penuaan atau bertindak sebagai zat anti-aging dalam tubuh. Hormon ini bekerja dengan cara mempengaruhi siklus pergantian sel pada kulit dan mempercepat pergantian sel kulit mati dengan sel yang baru yang umumnya berlangsung sekitar 300 hari.

Hal inilah yang membuat daun kelor dapat mencegah munculnya kerutan pada wajah dan area kulit lainnya. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam daun kelor juga dapat merangsang produksi kolagen yang mampu menjaga kekencangan dan kekenyalan kulit.

13. Menjaga kesehatan mata

Mungkin anda akan terkejut jika mengetahui bahwa daun kelor mengandung kadar vitamin A dan beta karoten empat kali lebih besar dibandingkan wortel.

Hal ini memang benar adanya karena daun kelor mengandung vitamin A dan beta karoten dalam konsentrasi yang tinggi. Vitamin A dan beta karoten yang terkandung dalam kelor memiliki peranan penting dalam menjaga struktur dan fungsi organ mata.

Sebagaimana diketahui bahwa Vitamin A adalah salah satu penyusun sel batang pada retina mata dan berfungsi mempertahankan penglihatan agar tetap normal.

Manfaat daun kelor tidak bisa dianggap sepele, kandungan nutrisinya dapat sangat membantu dalam proses penyembuhan. Anda dapat mengkonsumsi daun kelor sebagai sayuran atau mengkonsumsinya dalam bentuk ekstrak daun kelor.

Ada baiknya sebelum mengkonsumsi daun kelor, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang biasa menangani anda.

14. Meningkatkan Fungsi Ekskresi

Seduhan teh daun kelorjuga membantu fungsi ginjal dan hati. Tubuh dianggap bugar dan sehat hanya jika fungsi pembuangan limbah berjalan normal.

15. Menyediakan nutrisi

Selain sebagai minuman bergizi untuk seluruh tubuh, teh daun kelor juga memiliki peran penting dalam memelihara otak dan mata. Gizi otak membantunya dalam mengambil keputusan yang tepat bahkan pada situasi sulit.

Kandungan nutrisi daun kelor

1. Daun kelor mengandung lebih banyak vitamin C

Vitamin C memperkuat sistem kekebalan tubuh kita dan melawan penyakit infeksi termasuk flu dan pilek. Buah- buah yang berasa asam seperti jeruk dan lemon mengandung banyak vitamin C. Tetapi Vitamin C daun kelor 7x lebih banyak daripada jeruk.

2. Daun kelor mengandung potassium

Potassium penting untuk otak dan saraf. Pisang adalah sumber potassium yang sangat baik. Daun kelor mengandung potassium 3x lebih banyak daripada pisang.

3. Daun kelor kaya akan Vitamin A

Vitamin A bertindak sebagai pelindung melawan penyakit mata, kulit, jantung, diare,dan banyak penyakit ringan lainya. Wortel diketahui sangat kaya vitamin A. Tetapi vitamin A pada daun kelor 4x lebih tinggi dari pada wortel.

4. Daun kelor mengandung kalsium

Kalsium membangun tulang dan gigi yang kuat dan membantu mencegah osteoporosis. Susu menyediakan banyak kalsium tapi kalsium pada daun kelor 4x lebih banyak dari kalsium susu. Daun kelor dapat membantu membangun kembali tulang-tulang yang lemah, mengatasi kekurangan darah dan membantu para ibu yang kekurangan gizi untuk memenuhi gizi bagi bayinya. Para dokter di Africa menggunakan daun kelor untuk pengobatan diabetes dan di India daun kelor digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya.

Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin C (pendarahan gusi), kekurangan kalsium (osteoporosis), kekurangan zat besi (anemia), kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).

Demikianlah postingan artikel mengenai Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Tubuh. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, anda lebih bisa merawat dan menjaga kesehatan anda dengan berbagai macam bahan alami yang menyehatkan dan jauh dari bahan zat kimia. Sekian dan terima kasih.

Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Tubuh | Tips Perawatan | 4.5
Leave a Reply