Khasiat Dan Manfaat Buah Pare

Khasiat Dan Manfaat Buah Pare – Pare adalah tanaman yang merambat, buahnya menyerupai mentimun akan tetapi memiliki kulit yang keriput dan rasa yang khas, pahit. Pare ternyata banyak jenisnya dan tumbuh subur di beberapa negara termasuk Indonesia. Pare ada 3 Jenis : Pare gajih, pare hijau, dan pare ular.

Pada kesempatan yang sama-sama berbahagia ini, kami tak ada henti-hentinya untuk memberikan informasi dan artikel yang berkaitan dengan Khasiat Dan Manfaat Buah Pare. Baca dan simaklah artikel di bawah ini, dengan sebaik-baiknya.

1. Membersihkan Darah

Pare memiliki kandungan zat yang mampu membersihkan darah anda. Sering mengkonsumsi jus pare dapat membantu anda dalam membersihkan darah.

Khasiat Dan Manfaat Buah Pare

Khasiat Dan Manfaat Buah Pare

2. Membatasi Perkembangan HIV/AIDS

Kandungan protein alpha-momocharin atau MAP 30 pada pare ternyata mampu membatasi perkembangan HIV. Penelitian tersebut dilakukan pada beberapa pasien yang mengidap AIDS yang diberikan ekstrak pare dan hasilnya kekebalan tubuh pasien tersebut meningkat.

3. Melancarkan Pencernaan

Sayuran pare kaya dengan kandungan serat, vitamin C, kalium dan karoten sehingga mampu mengatasi masalah pencernaan.

4. Mengatasi Asma

Sebuah studi dengan konsumsi sayuran pare ternyata merespon indera pengecapan sehingga sel saluran pernapasan ikut aktif dan menyebabkan saluran pernapasan menjadi luas dan masuknya aliran udara yang kuat.

5. Mengurangi pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh

Pare ini mampu menghambat sel kanker yang terjadi pada organ Pankreas. Karena, sayuran tersebut dapat memberikan pengaruh pada metabolisme glukosa yang ada pada kanker itu. Dalam artian, konsumsi pare dengan menjadikan sebagai jus dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker yang terjadi pada organ tubuh pankreas ini.

6. Mengobati disentri

Bagi Anda yang menderita disentri, bisa disebuhkan dengan ramuan tradisional jus pare. Tapi tentunya rasanya sangat tidak enak. Bayangkan saja, rasa pahit pare dibuat sebagai jus. Caranya sih cukup mudah, buah pare segar dicuci lalu dibelah, isinya dibuang. Parut atau dijuice, airnya disaring dan diminum. Segera minum air matang setelah meninum ekstrak jus pare ini. Satu kali minum 200 cc, lakukan satu kali sehari saja.

7. Mengobati diare

Meskipun sama-sama menyebabkan sakit perut dan uang air besar, namun disentri dan diare memiliki penyebab yang berbeda. Maka dari itu, penanganannya juga berbeda. Di sini kita akan menggunakan akar pare, bukan daun maupun buahnya. Ambil akar pare yang masih segar sebanyak 30 g. Dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan gula pasir secukupnya lalu diminum.

8. Membantu program diet sehat

Dalam program diet ini dibutuhkan menu makanan yang rendah kalori dan sebagainya. Paria pun sangat cocok sebagai asupan yang mengandung rendah kalori, sehingga aman bagi program diet sehat tanpa menimbulkan lemak yang terus bertambah. Bahkan sangat baik pula untuk dikonsumsi pada penderita diabetes yang ingin menjalankan diet agar lebih lancar.

9. Sebagai ramuan herbal bagi diabetes

Bahwasannya, sayur paria ini memiliki kandungan dengan sifat hipoglikemik atau peran sebagai penurun kadar gula di dalam darah. Dalam artian, mengkonsumsi buah pare sama dengan menerapkan proses perawatan guna mendapatkan kadar gula dalam darah yang normal. Sayur pare tersebut dapat bekerja dengan rasa pahitnya sebagai penurun dari kadar gula yang lebih cenderung untuk naik. Untuk itu, Anda bisa mengkonsumsi pare sebagai pengontrol sekaligus penurun kadar gula dalam darah.

10. Melegakan pernafasan

Rasa sesak nafas yang ini seringkali pengganggu proses pernafasan pada diri seseorang. Dimana pada keadaan tak nyaman tersebut bisa segera hilang dengan pare. Bahwa sayur pahit ini mampu menjadikan sel-sel pengecap di saluran pernafasan untuk terbuka lebar. Pada kondisi seperti ini, membuat saluran terbuka lebar dan sirkulasi udara itu jauh lebih lancar dari sebelumnya. Baca juga artikel sebelumnya tentang obat asma tradisional.

11. Menyuburkan rambut

Siapa sangka kalau tanaman yang satu ini punya khasiat untuk menyuburkan rambut. Lalu bagaimana cara memanfaatkannya? Gampang, segenggam daun pare dicuci bersih. Daun pare tersebut kemudian ditumbuk sampai seperti bubur, tambahkan air 3/4 gelas. Ramuan ini kemudian diembunkan semalaman. Pagi-pagi ramuan ini disaring, airnya dipakai untuk membasuh kulit kepala.

12. Menghitamkan Rambut

Selain dapat menyuburkan rambut, daun pare juga bisa digunakan untuk menghitamkan rambut yang kemerahan akibat sering terapar sinar matahari atau bawaan lahir. Ambil daun pare yang masih segar secukupnya, lalu dicuci bersih. Daun pare tadi ditumbuk sampai halus, lalu diperas dengan sepotong kain. Airnya dipakai untuk melumas kulit kepala. Lakukan setiap hari. Ramuan ini terutama digunakan untuk bayi dan anak balita.

13. Biji pare obat cacingan

Anak anda cacingan? Pare bisa dimanfaatkan untuk mengobati cacingan pada anak. Caranya, Ambil dua sampai tiga biji pare. Giling sampai halus, aduk dengan sedikit air masak. Minum, disusul dengan minum air hangat. Ramuan ini untuk pengobatan infeksi cacing gelang. Bisa juga menggunakan daunnya. Daun pare segar sebanyak 7 gram, diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Setelah dingin airnya disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus sebelum makan pagi.

14. Mengobati bisul/abses

Daun pare juga bisa kita jadikan sebagai obat bisul tradisional. Ambil segenggam daun pare, cuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin airnya disaring, lalu minum. Lakukan pengobatan ini selama beberapa hari hingga bisul pecah atau kempes.

15. Mengobati kencing bernanah

Kencing bernanah bisa disebabkan adanya infeksi pada saluran kencing. Untuk mengatasinya bisa dengan menggunakan ramuan tradisional dari daun pare. Siapkan 6 lembar daun pare, 2 jari akar jayanti, 2 jari kulit kemboja dan 1 jari rimpang temulawak. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas, lalu tambahkan gula aren secukupnya. Saring airnya dan minum 2 kali sehari.

16. Demam, malaria, sakit lever, sembelit

Penyakit-penyakit tersebut bisa diobati dengan ramuan daun pare berikut ini. Segenggam penuh daun paria dicuci bersih, lalu ditumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air matang, diaduk merata lalu disaring. Air saringannya ditambahkan sedikit garam, lalu diminum pada pagi hari sebelum makan.

17. Menghilangkan haus karena panas dalam

Saat menderita panas dalam, kadang kita suka merasa kehausan yang amat sangat. Untuk menghilangkannya bisa dengan mengkonsumsi ramuan herbal dari buah pare. Satu buah pare mentah yang masih segar dicuci bersih, lalu dibelah. Buang isinya, potong-potong secukupnya, lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin airnya disaring, dan diminum.

Kandungan Gizi Pada 100 gr Buah Pare

  • Bagian Pare yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 77 %
  • Jumlah Kandungan Energi Pare = 29 kkal
  • Jumlah Kandungan Protein Pare = 1,1 gr
  • Jumlah Kandungan Lemak Pare = 0,3 gr
  • Jumlah Kandungan Karbohidrat Pare = 6,6 gr
  • Jumlah Kandungan Kalsium Pare = 45 mg
  • Jumlah Kandungan Fosfor Pare = 64 mg
  • Jumlah Kandungan Zat Besi Pare = 1 mg
  • Jumlah Kandungan Vitamin A Pare = 180 IU
  • Jumlah Kandungan Vitamin B1 Pare = 0,08 mg
  • Jumlah Kandungan Vitamin C Pare = 52 mg

Demikianlah postingan artikel mengenai Khasiat Dan Manfaat Buah Pare. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, anda semakin memperbanyak mengkomsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Karena mengingat khasiat dan manfaatnya luar biasa buat kesehatan tubuh kita.

Khasiat Dan Manfaat Buah Pare | Tips Perawatan | 4.5
Leave a Reply