Faktor Khusus yang Mempengaruhi Kecantikan Rambut
Faktor Khusus yang Mempengaruhi Kecantikan Rambut – Faktor khusus yang dimaksud dalam hal ini adalah beberapa faktor yang berkaitan erat dengan keadaaan kulit kepala dan rambut. Berbagai faktor khusus yang mempengaruhi kesehatan dan kecantikan kulit kepala dan rambut antara lain:
a. Faktor hormonal
Faktor hormonal adalah terjadinya ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh yang akan mengakibatkan aktifitas kelenjar minyak berlebihan. Aktifitas kelenjar minyak berlebihan itu akan mengakibatkan kulit kepala dan rambut sangat berminyak. Hal ini dikarenakan produksi minyak berlebihan yang memungkinkan timbulnya kelainan-kelainan kulit kepala berupa dandruff (ketombe).
b. Faktor keturunan
Rambut seseorang dapat ditentukan dalam percampuran gen ayah dan ibu, sehingga semua kerusakan atau kelainan pada rambut bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetic). Hal ini sangat terlihat pada pria, bila sang ayah berambut tipis atau cenderung botak, maka anak lelakinya akan mengalami hal yang sama pada usia tertentu. Selain itu pertumbuhan uban yang dialami oleh seseorang pada usia dini juga merupakan faktor keturunan. Jadi jelaslah bahwa factor keturunan berpengaruh terhadap kesehatan dan kecantikan rambut.
c. Faktor iklim
Faktor iklim juga merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kecantikan kulit kepala dan rambut. Sebagai contoh ada orang tertentu yang tidak tahan terhadap udara panas ataupun udara yang terlalu dingin, yang akan mengakibatkan kondisi kulit kepala dan rambut berketombe, kering, kusam dan rontok. Pajanan sinar matahari secara terus menerus dapat membuat rambut menjadi pecah-pecah/berbelah, kusam dan merah.
d. Faktor mekanis
Faktor mekanis adalah disebabkan karena terjadinya benturan, tekanan, tarikan secara berulang yang dapat mengakibatkan kerontokan hingga kebotakan rambut. Contoh; seorang pria yang selalu mengenakan topi baja, sehingga terjadi penekanan pada kepala secara terus-menerus yang akan mengakibatkan rambut rontok dan botak. Begitu juga dengan wanita yang sering melakukan penarikan rambut yang diikat kencang, sering memakai wig, perlakuan pemakaian bahan-bahan kimia (kosmetika yang bersifat basa tinggi), memakai jilbab yang secara terus menerus tanpa memberi nafas pada rambut.
e. Faktor makanan
Makanan yang dimakan sangat berpengaruh pada kesehatan dan kecantikan rambut. Misalnya makanan yang banyak mengandung lemak/pedas, dapat memicu kelenjer lemak dipori-pori kulit kepala, keringat banyak keluar, pori-pori terbuka, maka rambut mudah tercabut dari akarnya. Pemakaian obat-obatan, kondisi orang yang rentan terhadap obat, rambutnya akan mengalami kelainan/ kerusakan, stress dan kelelahan. Rambut yang tumbuh kuat, lembut dan bercahaya adalah cerminan dari tubuh yang sehat. Untuk memiliki rambut yang indah dan bercahaya tentunya memerlukan pasokan vitamin, mineral dan gizi lainnya yang memadai..
Air merupakan nutrisi penting. Karena, hampir seperempat dari berat rambut terdiri dari air. Kelembapan akibat adanya air menyebabkan rambut menjadi lembut. Untuk itu minumlah air putih paling sedikit 6 gelas setiap hari. Jumlah itu harus ditambah bila melakukan kegiatan yang banyak mengeluarkan keringat. Olahraga selama 20 menit yang dilakukan 5 kali seminggu sangat berguna untuk melancarkan peredaran darah dan menjaga kesehatan jantung. Beberapa bahan makanan yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan dan kesuburan rambut adalah berupa beras tumbuk yang berwarna merah, kacang-kacangan dan biji-bijian, karena kesemuanya itu mengandung vitamin, serat, dan lemak esensial yang dibutuhkan oleh rambut. Jangan lupa untuk mengkonsumsi buah dan sayuran segar serta polong-polongan seperti kedelai karena banyak mengandung vitamin, mineral, phytonutrient dan serat yang baik untuk pencernaan serta menjaga kesehatan. Daging dan lemak sebaiknya jangan dikomsumsi berlebihan. Walaupun keduanya dibutuhkan untuk menjaga kesehatan. Kerontokan rambut bisa terjadi bila terlalu banyak menyantap makanan berkadar lemak tinggi. Tidur yang cukup juga dibutuhkan untuk mendapatkan kesehatan yang optimal. Jangan lupa menghilangkan gaya hidup yang penuh stress dengan melakukan latihan relaksasi seperti meditasi, yoga, qigong, atau tai-chi. Berikut beberapa zat gizi yang penting agar dapat memiliki rambut yang sehat dan bercahaya, antara lain:
1) Protein
Rambut terdiri dari protein yang jumlahnya sekitar 98%. Walaupun protein merupakan zat dasar utama pembangun rambut, namun mengkonsumsi protein secara berlebihan juga tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan tubuh menjadi terlalu asam. Bila hal ini terjadi, maka ginjal perlu mem buffer substansi asam ini dengan kalsium (Ca++) sebelum dikeluarkan melalui air kemih. Bila keadaan ini berlangsung lama tentunya dapat mengakibatkan berkurangnya kalsium tubuh, termasuk kalsium pada rambut. Keadaan ini tentunya akan mengakibatkan rambut menjadi tidak sehat. Protein yang dikonsumsi sebaiknya berasal dari protein yang rendah lemak seperti misalnya ikan, daging ayam kampung, biji-bijian, buah-buahan dan polong-polongan termasuk kacang kedelai.
2) Vitamin A
Vitamin A membantu rambut tetap lembut dan menjaga agar kulit kepala tetap sehat. Kekurangan atau kelebihan vitamin A mengakibatkan kerontokan rambut. Tubuh mendapat vitamin A melalui dua sumber. Melalui retinol yang didapat dari makanan berasal dari hewan dan melalui beta karoten yang didapat dari makanan berasal tumbuhan. Dewasa ini sudah banyak tersedia suplemen beta karoten berbentuk tablet. Suplemen tersebut harus ditelan bersama makanan, karena untuk penyerapannya dibutuhkan sejumlah lemak yang terdapat di dalam makanan. Guna menjaga kesehatan rambut, dibutuhkan 10.000-25.000 IU beta karoten per hari yang akan diubah menjadi vitamin A bila dibutuhkan.
3) Vitamin E (alfa tokoferol)
Vitamin E merupakan salah satu vitamin untuk kesehatan rambut. Makanan yang merupakan sumber vitamin E antara lain alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, padi-padian, minyak kedelai, minyak bunga matahari, minyak jagung, selada, kol dan beberapa sayuran berdaun hijau tua seperti brokoli dan bayam. Untuk menjaga kesehatan rambut dan sebagai antioksidan dibutuhkan 200-400 IU vitamin E setiap hari.
4) Vitamin B kompleks
Semua vitamin B penting untuk mempertahankan sirkulasi dan warna rambut. Vitamin B kompleks mencakup sejumlah vitamin yang bisa didapat dari sumber yang sama antara lain hati dan ragi. Salah satu golongan vitamin B kompleks ini adalah biotin, yang dinamakan juga dengan vitamin H yang sangat penting untuk menjaga kesehatan rambut. Biotin ini banyak ditambahkan pada berbagai produk shampo. Makanan yang kaya biotin antara lain kacang-kacangan, biji-bijian, hati, kuning telur, ragi dan sayuran.
5) Vitamin C (asam askorbat)
Vitamin C penting untuk kekuatan dan kelenturan rambut, serta menjaga agar rambut tidak rusak dan bercabang. Vitamin ini membantu produksi kolagen yang merupakan salah satu penopang utama integritas struktur tubuh. Kolagen yang merupakan protein berbentuk serabut kuat ini akan membentuk jaringan ikat yang penting untuk kekuatan rambut. Sumber vitamin C didapat dari sayuran dan buah segar seperti jeruk, tomat, buah kiwi, pepaya, stroberi, anggur, cabai, kubis dan brokoli.
6) Yodium (iodine)
Untuk kelangsungan fungsi kelenjar tiroid yang normal diperlukan yodium yang cukup. Bila asupan yodium dari makanan berkurang maka sintesis hormon tiroid juga akan berkurang. Keadaan ini menyebabkan turunnya kadar tiroksin bebas. Berkurangnya kadar tiroksin (T4) di dalam darah akan menyebabkan rambut menjadi kusam dan ujungnya pecah-pecah. Makanan yang banyak mengandung yodium umumnya berasal dari laut seperti ikan, kerang laut, ganggang laut yang dikeringkan dan garam beryodium. Makanan Jepang seperti wakame, hijiki, atau ganggang laut arame juga kaya yodium. Semua makanan tersebut di atas dapat membuat rambut menjadi lebat, hitam dan berkilap.
7) Zat besi (Fe), tembaga (Cu) dan seng (Zn)
Ketiga zat tersebut merupakan mineral penting untuk menjaga kesehatan rambut. Kemampuan darah untuk mengangkut oksigen dan zat makanan ke seluruh jaringan termasuk rambut dan kulit kepala tergantung dari adanya zat besi dan tembaga. Zat besi banyak terdapat dalam makanan seperti hati, jantung, kuning telur, kerang, ragi, kacang-kacangan dan buah-buahan kering tertentu. Dalam jumlah sedang, zat besi juga dapat ditemukan pada daging, ikan, unggas, sayuran berwarna hijau dan biji-bijian. Zat tembaga membantu pembentukan pigmen rambut. Zat seng penting untuk pembentukan protein di dalam rambut dan mencegah timbulnya problem rambut yang berhubungan dengan diet.
8) Cysteine
Cysteine adalah asam amino yang ditemukan dalam jumlah besar salah satunya pada rambut. Cysteine bisa didapat dari telur, daging dan produk dari susu.
9) Selenium
Dalam kehidupan sehari-hari selenium bisa didapat dari makanan seperti padi-padian, biji bunga matahari, bawang putih, daging dan makanan laut terutama ikan tuna dan tiram. Untuk mendapatkan rambut yang sehat dibutuhkan kecukupan selenium dari makanan. Kebutuhan selenium sehari berkisar 100-200 mcg. Selenium dosis besar bersifat toksik dan dapat menimbulkan keracunan dengan gejala rambut rontok.
10) Silika
Silika merupakan salah satu elemen yang banyak ditemukan pada permukaan bumi. Silika ini ternyata juga banyak ditemukan pada tubuh manusia dan merupakan bagian yang cukup penting dalam mempertahankan struktur rambut. Defisiensi silika akan menyebabkan rontoknya rambut. Sumber silika banyak ditemukan dalam biji-bijian, buah segar, sayuran dan tumbuhan horsetail (Equisetum arvense, E. hiemale).
Tag :
akar rambut putih lemak,faktor faktor yang mempengaruhi warna rambut,faktor lingkungan yang mempengaruhi rambut rontok,faktor yang mempengaruhi warna rambut,faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang melakukan perawatan kulit wajah,hormon yang mempengaruhi ibu hamil,lemak putih keluar dari pori kulit kepala,obat keluar air dari pori kepala,vitamin khusus untuk kesuburan rambut



Home