Dampak Berbahaya Menggunakan Cat Kuku

Dampak Berbahaya Menggunakan Cat Kuku – Kuteks, cat kuku, atau pewarna kuku adalah pernis yang digunakan pada kuku tangan atau kuku kaki manusia untuk menghias, memperindah, dan melindungi lempeng kuku. Formula kuteks telah diperbarui berulang kali untuk meningkatkan efek dekoratif dan mengurangi risiko retak atau terkelupas.

Tampil cantik merupakan dambaan setia perempuan di dunia ini. Mereka akan memakai pakaian yang bagus, berdandan, menata rambut, bahkan mewarnai kuku mereka. Para perempuan pasti sangat suka memakai cat kuku untuk meningkatkan rasa percaya dirinya. Karena cat kuku dianggap dapat mempercantik tampilan kuku mereka dengan berbagai warna. Warna-warna tersebut juga dapat disesuaikan dengan pakaian yang mereka gunakan atau acara apa yang akan dihadiri.

Dampak Berbahaya Menggunakan Cat Kuku

Dampak Berbahaya Menggunakan Cat Kuku

Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi dan artikel yang berkaitan dengan Dampak Berbahaya Menggunakan Cat Kuku. Baca dan simaklah dengan penuh perhatian dan kesungguhan berikut di bawah ini :

1. Etil asetat

Etil asetat dalam cat kuku, berfungsi sebagai pengering dan penguat cat kuku. Tapi zat ini juga sama berbahayanya dengan zat sebelumnya, karena zat ini bisa menembus kulit dan dapat terhirup saat cat kuku sedang dioleskan. Jika aroma zat ini terlalu sering dan banyak terhirup, dampak yang akan ditimbulkan dalam jangka panjang akibat zat ini adalah menimbulkan kerusakan paru-paru, jantung, hati, dan ginjal.

2. Butyl asetat

Zat butyl asetat ini adalah zat yang fungsinya sebagai pelarut di dalam cat kuku, dapat memberikan efek kilau dan mencegah cat kuku menjadi retak saat dipakai. Zat ini juga dapat membahayakan karena bisa menimbulkan efek iritasi pada mata, kulit dan juga paru-paru.

3. Toluene

Zat Toluene ini adalah sebagai bahan pelarut yang akan membuat cat kuku teresebut menjadi terlihat menarik dan olesannya akan menjadi lebih halus. Memang menarik sih, namun ternyata dapat berbahaya lho. Karena Toluene ini dapat menguap dan aromanya bisa terhirup ketika Anda sedang mengoleskan cat kuku. Bahaya yang ditimbulkan adalah dapat menimbulkan iritasi mata, pusing, mudah lupa hingga mempengaruhi system saraf.

4. Dibutyl phthalate

Zat ini adalah zat yang paling berbahaya yang berada dalam cat kuku, karena zat ini akan mampu menembus dan dapat terserap oleh kulit, sehingga akan mempengaruhi siklus pubertas awal pada perempuan, cacat seksual hingga masalah perkembanga janin.

5. Formaldehyde (formalin)

Formalin ini digunakan dalam cat kuku sebagai bahan pengawet cat kuku agar dapat bertahan dalam waktu yang lama. Namun berhati-hatilah, karena jika zat ini terhirup secara langsung oleh paru-paru manusia, maka akan berakibat menimbulkan kerusakan kulit, sakit kepala bahkan memicu kanker karena bahan tersebut merupakan zat yang karsinogen.

Demikianlah artikel mengenai Dampak Berbahaya Menggunakan Cat Kuku. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, anda lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan produk kecantikan. Sekian dan terima kasih.

Dampak Berbahaya Menggunakan Cat Kuku | Tips Perawatan | 4.5
Leave a Reply