Cara Membedakan Vaksin Asli Dan Palsu

Cara Membedakan Vaksin Asli Dan Palsu – Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit sehingga dapat mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi oleh organisme alami atau liar. Vaksin dapat berupa galur virus atau bakteri yang telah dilemahkan sehingga tidak menimbulkan penyakit.

Kewaspadaan adalah kunci utama untuk mencegah kejadian yang sama berulang. Untuk mencegah efek vaksin palsu, anda bisa melakukan beberapa upaya untuk mengetahui perbedaan antara vaksin asli dan vaksin palsu. Cara paling akurat untuk membedakan antara vaksin asli dengan vaksin palsu adalah dengan melakukan serangkaian uji laboratorium. Tapi membedakan vaksin asli dengan vaksin palsu menggunakan metode tersebut hanya bisa dilakukan oleh lembaga-lembaga atau pabrik yang membuat vaksin.

Cara Membedakan Vaksin Asli Dan Palsu

Cara Membedakan Vaksin Asli Dan Palsu

Maka dari itu, silahkan anda menyimak informasi dan artikel yang berhubungan dengan Cara Membedakan Vaksin Asli Dan Palsu, di bawah ini :

1. Lihatlah Identitas Vaksin

Setiap jenis produk obat apapun, termasuk vaksin pasti memiliki identitas khusus berupa nomor batch atau nomor lot yang merupakan kode produksi, tanggal pembuatan, serta tanggal kadaluarsa vaksin tersebut. Untuk membedakan vaksin asli dengan vaksin palsu adalah dengan melihat identitas tersebut. Anda bisa melihatnya pada kemasan primer (yang tercantum pada botol) serta edentitas pada kemasan sekunder (pada dus dan leaflet atay brosur).

Jika identitas pada kemasan primer dan kemasan sekunder berbeda maka bisa dipastikan bahwa vaksin tersebut palsu. Vaksin yang asli sudah pasti akan memiliki identitas kemasan yang sama , baik pada kemasan primer maupun pada kemasan sekunder. Nomor identitas yang tertera pada kemasan primer dan kemasan sekunder juga harus tertera dengan jelas sehingga Anda bisa memastikan keasliannya.

2. Kenali Kemasannya

Cara untuk membedakan antara vaksin asli dan vaksin palsu adalah dengan mengenali kemasannya. Kemasan vaksin palsu biasanya akan memiliki kemasan yang lebih kasar dibandingkan dengan vaksin asli. Untuk memastikan bentuk kemasan, Anda bisa meminta kepada petugas kesehatan untuk memeriksa kondisi kemasan vaksin. Jika Anda merasakan kemasan vaksin lebih kasar dari kemasan vaksin pada umumnya kemungkinan besar vaksin tersebut palsu.

3. Kenali Warna Vaksin

Vaksin asli memiliki warna yang bening dan bebas dari berbagai macam kotoran karena pembuatannya di tempat yang steril. Jika Anda melihat warna vaksin sedikit keruh atau mengandung kotoran meskipun hanya sedikit, maka sebaiknya Anda curiga dengan vaksin tersebut. Bisa jadi vaksin tersebut adalah vaksin palsu.

4. Barcode vaksin palsu lebih hitam

“Biasanya bisa dilihat pembedanya juga dari barcode. Kalau vaksin asli buatan pabrik dan vaksin palsu pasti beda,” terangnya.

Meski barcode ini agak sulit dibedakan oleh pengguna awam, tapi biasanya barcode dari vaksin yang palsu lebih hitam ketimbang yang asli, terang HT.

5. Vaksin palsu ada bekas congkelan

Selain itu ia menjelaskan, kemasan di vaksin palsu ada bekas congkelan yang ternyata adalah bekas suntikan dari jarum. Sementara pada vaksin asli tidak ada.

6. Vaksin palsu lebih bening

HT mengakui bahwa vaksin palsu yang ia buat memiliki cairan yang bening, sementara vaksin yang asli agak keruh. Hal ini ia ungkap dalam salah satu tayangan di Kompas TV.

Demikianlah postingan artikel mengenai Cara Membedakan Vaksin Asli Dan Palsu. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, anda tidak mudah lagi dibodoh-bodohi oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.

Cara Membedakan Vaksin Asli Dan Palsu | Tips Perawatan | 4.5
Leave a Reply