6 Tips Ngemil Tetap Aman Dan Menyehatkan

6 Tips Ngemil Tetap Aman Dan Menyehatkan – Berikut ini merupakan 6 Tips Ngemil Tetap Aman Dan Menyehatkan. Memiliki tubuh yang gemuk tentu menjadi ketakutan tersendiri bagi kebanyakan orang, terutama bagi wanita. Kegemukan atau obesitas bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti faktor genetika atau keturunan, metabolisme tubuh yang terganggu, atau faktor gaya hidup.

Gaya hidup yang terbiasa ngemil adalah salah satu pemicu terjadinya kegemukan. Ngemil sendiri adalah sebuah kebiasan memakan makanan kecil atau cemilan di luar jam makan.

6 Tips Ngemil Tetap Aman Dan Menyehatkan

6 Tips Ngemil Tetap Aman Dan Menyehatkan

Pengertian cemilan sendiri bukan berarti sesuatu yang bisa dikunyah, tapi juga sesuatu yang bisa diminum. Kebiasaan ngemil bisa terjadi ketika sedang melakukan aktivitas atau saat tidak melakukan kegiatan sama sekali.

Ngemil tentu bukanlah sesuatu yang salah, karena terkadang memang ada rasa lapar yang timbul sebelum waktu makan tiba. Hal inilah yang mendorong keinginan untuk selalu memakan makanan ringan. Rasa lapar yang muncul merupakan sebuah pertanda bahwa tubuh sedang membutuhkan energi agar bisa melanjutkan aktifitas.

Ketika rasa lapar muncul di luar jam makan, maka cemilan akan berperan dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Hal ini bisa saja dilakukan asalkan tetap ada kontrol dalam hal menghitung serta mengukur kebutuhan kalori yang ada dalam cemilan yang dikonsumsi.

Bagi mereka yang memiliki kebiasaan ngemil, mengurangi atau menghentikan kebiasaan ini tentu bukanlah perkara yang mudah. Oleh karena itu, sebaiknya hindarilah jajanan yang memiliki kalori tinggi, karena hal ini bisa berpengaruh pada berat badan. Selain itu, diperlukan juga sebuah pengendalian diri dalam menjalani hobi ngemil ini.

Keri Glassman, R.D, penulis buku The Snack Factor Diet, mengatakan bahwa ngemil tidak selalu berarti buruk untuk tubuh. Jika dilakukan secara tepat ngemil bisa membantu sistem metabolisme bekerja dengan lebih baik dan bisa mengurangi kecanduan makan (craving) yang justru mengarah ke makanan­makanan camilan tidak sehat. Anda juga tidak perlu takut bahwa ngemil akan menggemukkan.

Menurut Lori Reamer, R.D., kepala bagian gizi untuk Canyon Ranch di Lenox, Massachussets, mereka yang mengemil dengan pintar, yaitu makan makanan atau camilan sehat dengan porsi kecil, justru membuat mereka makan dengan porsi tidak berlebihan pada saat jam makan besar.

Beberapa tips berikut di bawah ini, yang bisa anda gunakan untuk tetap mejaga kesehatan anda dengan baik walaupun dengan cara ngemil.

1. Ganti haluan

Banyak camilan yang sudah umum dikenal oleh masyarakat luas seperti keripik (chips) dan kue-kue kering yang miskin nutrisi karena biasanya mengandung banyak gula/karbohidrat, dan lemak tidak sehat (trans-fat). Jika ingin mulai ngemil secara sehat, Anda mesti putar haluan, ubah pola pikir dan tinggalkan jenis snack tersebut, demikian anjuran Reamer.

Buah-buahan, kacang-kacangan, dan yogurt merupakan pilihan yang baik. Agar efeknya lebih maksimal, gabungkan kelompok makanan. “Protein dan lemak lebih lama dicerna dibandingkan dengan karbohidrat sederhana. Gabungan dari keduanya, selain membuat kenyang lebih lama juga lebih memuaskan,” ujar Glassman. Contoh: buah-buahan kelompok berries (karbohidrat) dengan yogurt rendah lemak (protein).

2. Mengantisipasi lapar

Perhitungkan waktu lapar Anda, dan jangan terlambat memenuhinya, sehingga tidak sampai muncul rasa ketagihan makan (craving) yang berlebih. Coba amati, kapan Anda mulai membayangkan menu favorit yang tersaji di cafetaria favorit Anda, atau Anda mulai merasa gelisah dan perhatian Anda mulai terganggu?

Jika hal tersebut terjadi antara pukul 11.30 dan 16.30, maka rencanakan untuk menyantap camilan pada pukul 11.00 dan 16.00 “Apabila Anda ingin membuat suatu perubahan, tambahkan camilan sore,” kata Glassman. lni akan membantu Anda mampu berpikir jernih sehingga terhindar dari snack yang menjerumuskan.

4. Berhenti makan sebelum kenyang

lngatlah bahwa kalori yang Anda konsumsi pada makanan camilan bukanlah kalori ‘gratisan’. Anda harus mengatur porsi makanan Anda. lkutilah semboyan Jepang berikut, hara hachi, yang artinya “makanlah hingga Anda merasa 80 persen kenyang”, ujar Reamer. Jika Anda dapat berhenti makan di saat sudah hampir kenyang, maka dapat lebih mudah mengurangi porsi makanan yang Anda konsumsi.

“Dan hal ini akan mudah dilakukan karena jika Anda merasa lapar lagi, Anda bisa makan kembali,” ujar Reamer. Dalam keyakinan kita mengenal anjuran ‘makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang’ yang sebenarnya bisa menjadi panduan makan yang sangat tepat, termasuk makan kecil atau snacking.
Jangan memaksa untuk menjadi sempurna

Ngemil dengan mematuhi sebuah panduan memang akan menghasilkan efek yang maksimal, namun Anda perlu bersikap tidak terlalu kaku. Beberapa orang menyerah membuat sebuah perencanaan camilan karena mereka tidak selalu bisa mendapatkan natural oatmeal, kacang walnut atau stroberi organik setiap kali, ujar Glassman.

Oatmeal instan dan yogurt yang dapat langsung diminum memang bukan pilihan terbaik, namun jenis makanan ini termasuk cepat dan mudah didapatkan. Menyimpan beberapa jenis makanan camilan di dalam tas, misalnya sekotak kismis, kacang almon, atau sebuah apel dapat mencegah ngemil makanan-makanan camilan lain yang tidak sehat dan miskin kandungan gizinya. Sekali lagi, jenis camilan tersebut memang tidak bisa dibilang ideal, namun jauh lebih baik ketimbang Anda mencari-cari keripik kentang atau tidak makan sama sekali.

5. Rencanakan porsi makan

Jika Anda sudah memegang sekantung besar kacang atau satu boks besar kue-kue kering, tentu Anda akan lebih sulit untuk berhenti mengemil. Untuk menghindari kelebihan makan, sesuaikan porsi makanan tersebut dan simpan dalam wadah­wadah kecil atau kantung plastik kecil. Menurut Reamer, alam telah mengatur segala sesuatu dalam porsi masing-masing yang sesuai.

Misalnya pisang, menurut Reamer, umumnya satu buah dihitung satu porsi. Anda tidak mungkin akan memakan satu sisir pisang sendiri dalam waktu yang bersamaan. Jumlah porsi camilan ideal yang Anda butuhkan tergantung dari berapa kalori yang Anda perlu konsumsi dalam sehari.

6. Pilih makanan yang Anda suka

Mungkin Anda pernah membaca manfaat gizi cottage cheese Oenis keju rendah lemak).Tapi jika Anda tidak menyukainya, lupakan saja. Pilih cemilan yang benar-benar Anda suka. Jika Anda menyukai makanan yang sedikit lembek, cobalah irisan tomat di atas biskuit kaya serat dengan sepotong kecil keju cheddar yang dilelehkan. Jika Anda ingin sesuatu yang renyah tapi tetap berkalori rendah, pilih ketimun atau wortel. Rasa senang akan menambah kepuasan, ujar Reamer. Maka jangan ngemil sesuatu yang Anda jelas tidak menyukainya.

Demikianlah informasi dan artikel pada kesempatan yang sama berbahgia ini. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, anda semakin bisa menjaga kesehatan anda dengan mudah dan terhindar dari berbagai macam jenis penyakit.

6 Tips Ngemil Tetap Aman Dan Menyehatkan | Tips Perawatan | 4.5
Leave a Reply